Ugh! Aku Nggak Mau Temanan sama Bos di Facebook!

Gimana caranya menggantung tanda 'Jangan Masuk' di dunia maya

Tanggapan kamu (4) Ugh! Aku Nggak Mau Temanan sama Bos di Facebook!

Hai Kak Maya!

Aku kerja sambilan sehabis pulang sekolah. Sudah mulai dari 6 bulan semenjak aku ulangtahun ke-17. Bulan kemarin aku baru bikin Facebook. Jadi aku pakai handphone buat buka Facebook. Tapi, Bosku tahu dan tiba-tiba mau jadi teman di Facebook. Karena kita nggak boleh buka handphone saat bekerja, jadinya aku takut kena masalah kalau aku menolak friend request-nya. Jadi sekarang, dia sering kirim pesan pribadi lewat Facebook buat ngajak ketemuan di luar waktu kerja. Hal ini bikin aku nggak nyaman. Tapi aku harus gimana? Aku perlu gajiku buat bayar iuran sekolah adik dan aku nggak mau dipecat, tapi aku nggak suka dengan perbuatan bosku satu ini.

Addina dari Surabaya

Hai Addina dari Surabaya,

Aku ngerti banget keadaanmu, dimana kamu harus menanggung keluarga. Kita lihat, apa kita bisa cari jalan keluar dari keadaan yang bikin kamu nggak nyaman ini! Bos kamu jelas aja nggak bersikap sepantasnya. Dia menggunakan posisinya untuk memanfaatkanmu, dan itu nggak bisa dibiarkan!

Yang bos kamu lakukan namanya pelecehan seksual. Dia gunakan statusnya untuk melecehkanmu, karena dia tahu kamu butuh pekerjaan dan kamu bekerja untuknya. Kamu punya hak untuk merasa aman dimanapun kamu pergi, termasuk di tempat kerja, terlepas apakah pekerjaanmu formal atau nggak formal.

Langkah yang bisa kamu lakukan adalah unfriend dia di Facebook atau blok dia dari profil-mu. Supaya dia nggak bisa lihat apa yang kamu post atau mengirimkan pesan. Semoga saja bos kamu sadar dan berhenti melakukan perbuatannya. Kalau kamu merasa percaya diri, kamu bisa katakan langsung kepadanya kalau kamu merasa nggak nyaman dengan pesan-pesan yang ia kirim, dan kamu sama sekali nggak tertarik.

Kalo dia masih berbuat ulah dan kamu terlalu takut buat menghadapinya, bicara kepada orang terdekat yang bisa membantumukeluar dari situasi ini. Coba cari orang di luar lingkup pekerjaanmu, seperti orang tua, guru atau kakak. Kalau kantormu punya departmen HRD, kamu juga bisa bicara dengan orang dari sana dan menuliskan keluhan secara formal.

Ingat ini bukan kesalahanmu dan kamu nggak perlu ngerasa bersalah! Dengan bantuan orang dewasa yang kamu percaya, kamu bisa mengatasi masalah ini. Kalau nggak selesai juga, kamu harus mulai menimbang apakah pekerjaan ini sebanding dengan pengorbananmu atau sudah saatnya kamu cari pekerjaan lain.

Semoga berhasil, ya!

Ngobrol Lagi!

Kak Maya

Bagikan tanggapanmu

Masuk untuk meninggalkan komentar

Tanggapan kamu

Arleettta

­čśĽ

1 tahun, 6 bulan yang lalu
Senandung

Krik krik :-*

2 tahun yang lalu
Tampilkan komentar