Kamu Bertanya, Kakek-Nenek Menjawab!

Bergaul dengan Kakek dan Nenek bikin kalian tambah unggul.

Tanggapan kamu (21) Kamu Bertanya, Kakek-Nenek Menjawab!

Kadang pelajaran terpenting bisa kita dapat dari orang yang jauuuuh lebih tua dari kita. Mereka ini adalah orang yang hidup di 3 generasi yang berbeda, mereka pribadi yang hangat, murah hati dan juga senyum. Mereka melihat dan mengalami pahit-manisnya kehidupan jauh sebelum kita, makanya mereka bijak dan tulus dalam kehidupan. Mereka ini adalah kakek-nenek kita.

Lebaran kali ini, dekatkan diri kalian ke kakek dan nenek kalian. Tanya tentang masa muda mereka. Tanya tentang hal-hal yang kalian nggak ngerti dan takut buat ditanyain ke orang lain.

Jangan kebiasaan nanya sekaligus curhat di ask.fm doang...

Kakek dan nenek kalian pasti senang kalo kalian tertarik dan bertanya-tanya tentang kehidupan mereka dulu! Inilah hasil wejangan yang kami dapet dari mereka seusai ngobrol-ngobrol bareng yang penuh makna :D

“Jangan pernah takut dengan kemarahan orang, sehingga kita takut dalam berkata dan bersikap jujur.” - Nenek dari Sinta, Surabaya.

Terkadang kita ngelakuin sesuatu yang sebenarnya diluar kehendak kita. Kenapa? Karena kita takut nggak disukai. Karena kita takut salah. Karena kita takut memperjuangkan apa yang benar. Ckck. Sebelum ini menjadi karaktermu, berubah yuk. Perbedaan pendapat itu wajar. Dia marah? Kamu juga bisa marah kan? Nih ya, kalo ada yang lagi marah, tatap matanya dan dengarkan saja ia meluap-luap. Hadapi dengan tenang dan jaga nada bicaramu. Walau sulit dan bahkan bikin kamu gemetar, teruslah berkata jujur.

“Luangkan waktu untuk merawat apa yang kamu punya.” - Kakek dari Nyoman, Bali.

Coba deh kita liat ke belakang. Dulu, kakek kita kalo beli barang pasti bisa dipake sampe lamaaa banget. Radio yang dibeli 15 tahun yang lalu, masih bisa muterin kaset favorit masa kecil kalian. Anak sekarang baru beli barang, minggu depan udah rusak. Kadang bukannya nggak punya ini-itu, tapi kita nggak ngerawat barang-barang dengan baik. Lap sepatu kalian dan letakkan di rak, kalo ada barang elektronik nggak kepake, bungkus dengan koran dan masukin ke kardus, lipat dress kalian dan angin-anginkan bila perlu. Coba bayangin betapa kerennya kalo suatu hari nanti, kalian bisa menurunkan barang kesayangan kalian ke anak dan cucu kalian!

“Kerja keras itu baik, sangat baik. Tapi jangan lupa untuk bahagia.” - Kakek dari Tika, Bandung.

Apa sih yang bikin kalian senang? Kekayaan melimpah? Mobil mewah? Disukai semua orang? Bahagia itu nggak melulu dari hal-hal yang bersifat materialistik nan mewah. Sah-sah aja sih kalo di hidup ini kalian mengejar pencapaian tinggi, tapi pastiin kalian nggak lupa untuk menikmati hidup. Hidup jangan terlalu serius; cobalah tertawa untuk hal-hal sepele, senyum yang lebar, kunjungi teman kalian, peluk Ibu dan Ayah sebelum berangkat sekolah. Mungkin kalian nggak nyadar, tapi pelan-pelan lakukanlah hal-hal yang kesannya kecil dan sepele ini. Dan rasain perbedaannya.

Menjalin relasi dengan kakek dan nenek kalian terbukti ampuh dalam menciptakan kepribadian yang positif. Akhir pekan bingung mau ngapain? Ajak kakek dan nenek kalian nongkrong!

Bagikan tanggapanmu

Masuk untuk meninggalkan komentar

Tanggapan kamu

Dhewi

Kakek Dan Nenek Aku Udah Meninggal Sejak Aku Belum Terlahir Di Dunia Ini. Kini Aku Hanya Tinggal...

11 bulan yang lalu

Balasan Terbaru

Kak Sekar - Admin

Hi Dhewi, aamiin, semoga mereka bahagia di sana ya! Kalau kamu enggak sempat ketemu dengan mereka,...

10 bulan, 4 minggu yang lalu
Wiwik_Suharti

aku sedih dan iri melihat mereka bisa ngobrol bareng dengan kakek dan nenek :'( sedangkan aku cucu...

1 tahun, 2 bulan yang lalu

Balasan Terbaru

Kak Sekar - Admin

Hei, Wiwik_Suharti, tidak perlu iri dan bersedih, ya. Percaya deh, inspirasi yang bisa kamu dapat...

Baca selengkapnya 1 tahun, 2 bulan yang lalu
Tampilkan komentar