Cerita Nenek tentang Balapan Shio!

Inilah nilai-nilai yang bisa kita ambil dari cerita 12 shio!

Cerita Nenek tentang Balapan Shio!

Keluarga besarku selalu mampir ke Pontianak buat ngerayain tahun baru bareng! Yang paling aku senengin dari perayaan ini adalah cerita dari nenekku yang selalu beda! Tahun lalu, kami diceritain tentang Dewi Hoki! Oh, aku udah gak sabar pengen tau cerita kali ini!

Cerita Nenek tentang Balapan Shio!

Yang pertama nyampe Gerbang Surgawi, bakal dijadiin pengawal. Balapannya bakal dimulai besok, dan selesai saat gerbang ditutup!

Mereka yang bangun pagi!

Pagi-pagi banget Tikus udah bangun. Dia yang paling cepet nyampe di sungai depan gerbang. Tapi, dia gak bisa berenang. Jadi dia nunggu peserta kedua nyampe--untungnya Kerbau yang dateng! Kerbau gak merasa keberatan buat ditumpangin Tikus. Jadi, Sang Kaisar dengan senang ngasih Tikus peringkat 1 dan Kerbau peringkat 2. Mereka ngajarin kita untuk menghargai waktu dan juga nolong sesama.

Mereka yang gigih!

Macan berenang untuk nyebrangin sungai, Kelinci melompati bebatuan dan kayu yang terbawa arus. Dua-duanya menunjukkan kegigihan dengan caranya sendiri, makanya mereka dinobatin juara 3 & 4. Mereka ngajarin kita untuk terus berpegang kepada tujuan walaupun banyak rintangan yang harus dihadapi.

Cerita Nenek tentang Balapan Shio!

Mereka yang peduli!

“Naga, kamu, kan bisa terbang, harusnya bisa jadi yang ke-1, dong?” Oh, gak apa-apa, Kaisar! Naga harus bikin hujan dulu untuk manusia di muka bumi! Baiknyaaaa~ Naga dapet tempat ke-5 dan Ular ke-6; soalnya Ular baru mau masuk ke dalam gerbang setelah dapat izin dari Naga. Mereka berdua nunjukkin pentingnya menghargai orang lain.

Mereka yang sopan!

Kuda dan Kambing dateng bareng-bareng, tapi saling mempersilakan satu sama lain buat masuk deluan. Sang Kaisar kasih mereka tempat ke-7 dan ke-8. Dua-duanya ngajarin kita bahwa kesopanan selalu dihargai.

Mereka yang gak nyerah!

Walaupun Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi ketinggalan jauh, mereka semua gak pernah nyerah! Hampir aja gerbangnya ditutup, tapi Monyet nyampe deluan--baru Ayam, Anjing, dan Babi. Sewaktu Sang Kaisar menobatkan mereka peringkat 9, 10, 11, dan 12, gerbangnya ditutup. Mereka semua ngajarin kita untuk selalu mencoba.

Aku sebelumnya gak tau kalo hewan-hewan yang kita kenal sebagai 12 shio ini bisa ngajarin begitu banyak hal! Makasih juga nenek yang udah cerita! Kamu punya cerita yang kamu sukai kayak gini juga?

Cerita Nenek tentang Balapan Shio!