Akibat Punya Adik

Aku jadi begini!

Akibat Punya Adik

Aku bukan lagi anak satu-satunya. Ibuku baru saja melahirkan bayi perempuan dan aku seneng banget, karena aku akan punya teman main dan teman ngobrol baru, nanti kalau dia sudah besar.

Aku gak khawatir kekurangan perhatian, karena aku tau, orang tuaku pasti masih akan menyayangi dan peduli padaku.

Jika aku butuh bantuan mengerjakan PR, aku akan membaca situasi apakah orang tuaku sedang sibuk atau tidak. Saat ibu sibuk, aku akan minta tolong ayahku, dengan tanya dulu tentunya. Soalnya aku tau, ayah capek habis pulang kerja dan pasti ingin istirahat. Tapi ayah selalu bilang iya! Kalau sudah begitu, aku bawa buku dan alat tulisku, dan kesukaan ayah: secangkir teh hangat.

Jika ayah tidak di rumah, aku harus minta tolong ibuku, secara pelan-pelan. Adik bayi bikin ibu sangat sibuk dan lelah, jadi aku gak mau bikin ibu kewalahan. Biasanya aku tanya dulu, apakah waktunya tepat kalau aku minta diajari PR sekarang. Dan biasanya, waktu yang tepat adalah saat adik bayi tidur! Bayi itu gampang kebangun, jadi kalau adik bayi bangun, aku harus bantu ibu dan menjadi asistennya!

Saat aku sakit, aku gak bisa dekat-dekat dengan adik bayi, jadi bisanya ayah yang cek keadaanku. Saat aku harus ke dokter, ayah juga yang menemaniku.

Ya, itulah yang terjadi saat punya adik. Banyak hal yang harus aku korbankan, dan mencari jalan terbaik untuk meminta tolong pada orang tuaku. Tapi karena adik bayi pula lah, aku jadi tau gimana cara yang baik saat ingin bicara pada orang tuaku.

Apa kamu pernah mengalami hal yang sama denganku? Gimana caramu meminta bantuan pada orang tuamu? Kasih tau aku dong, karena aku pengen tauuu!