Aku harus pilih yang mana?

Hidupmu. Keputusanmu.

Tanggapan kamu (1) Aku harus pilih yang mana?

Hai, Springster! Mau ikutin kemauan orangtua atau ikutin kemauan sendiri yaa? Bingung kan? Milihnya susah banget. Aku sayang banget sama orangtuaku. Mereka sudah merawat dan membesarkan aku dari kecil, aku adalah darah daging mereka. Tapi meskipun begitu, kita dan orangtua pasti punya perasaan dan pikiran yang berbeda. Contohnya? Mereka pengin banget aku jago di pelajaran matematika terus kerja kantoran di bagian administrasi, sedangkan aku pengin banget jadi penulis. Mereka bilang kerja kantoran itu bayarannya enak dan bagus untuk jaga nama baik keluarga. Ya udah, karena sayang, aku ikutin kemauan mereka dan terpaksa mengubur mimpiku itu. Di malam hari, bukannya melatih kemampuan menulis, aku belajar matematika dan ekonomi. Hasilnya? Di sekolah aku jadi jago banget di dua pelajaran itu ketimbang pelajaran bahasa. Sampailah akhirnya aku dapetin pekerjaan yang diinginkan orangtuaku. Aku sih senang bisa bikin mereka bangga dan bahagia. Tapi lama kelamaan, rasa senang itu berkurang. Aku menyesal dulu gak menyampaikan apa yang aku mau ke orangtuaku. Mereka memang hadir untuk membimbing kita, tapi ingat kita juga punya peran penting dalam mengambil keputusan terutama yang berkaitan dengan diri kita. Ingat juga kalau mengutarakan apa yang kamu mau itu memang gak gampang, tapi itu mungkin banget dilakukan. Berani ngomong dan ikuti kata hati kamu karena pendapatmu juga penting lho. Jangan sampai kamu menyesal karena cuma diem aja. Jadi, yuk belajar untuk berani ngomong dari sekarang! Oh iya, sekarang aku sudah pelan-pelan kembali menekuni minatku dengan menulis puisi-puisi pendek lho. Nanti kalau aku sudah siap, aku akan berikan puisi ini ke orangtuaku dan ngomong ke mereka kalau aku mau jadi penulis. Doakan aku ya! NB: Jangan merasa tertekan untuk memilih jalan “terbaik” buat kamu sendiri. Hidup itu adalah perjalanan, bukan lomba cepet-cepetan. Jadi, saat kamu melewati satu jalan dan kamu gak suka jalan itu, kamu masih bisa beralih dan pindah ke jalan yang lain. Gak ada kata terlambat untuk meraih mimpi! Nah, apa kamu ada di posisi yang sama seperti teman kita di atas? Gimana kamu ngatasinnya? Cerita yuk di kolom komentar biar kita bisa saling bantu!

Bagikan tanggapanmu

Masuk untuk meninggalkan komentar
Masda

Senag banget bsa mengikuti acara ini.... Setelah menbaca smua cerita ini aku jdi berani berbicara😊😊

4 hari, 12 jam yang lalu