10 Kiat buat Jadi Pemimpin

Lenturkan otot-otot kepemimpinanmu!

Tanggapan kamu (22) 10 Kiat buat Jadi Pemimpin

Ungkapkan pendapat di kelas

Angkat tanganmu, bahkan walau pun kamu ngga yakin sama jawabanmu. Jangan berubah pikiran dan jangan khawatir salah. Mengungkapkan pendapat itu bukan tentang punya jawaban sempurna. Ini beri kamu pengalaman berpikir mandiri, berdebat sama orang lain, dan bergulat sama suatu ide - semua keterampilan krusial yang kamu bakal pakai di setiap bidang hidup kamu.

Berhenti meminta maaf jika kamu ngga salah

Seringkali kita mulai pendapat sama permintaan maaf, ("Maaf, aku ngga yakin apakah ini benar, tapi...") Berhenti meminta maaf jika kamu ngga salah. Jangan juga bicara dengan suara keciiiil banget sampe ngga ada seorang pun yang bisa dengar suara kamu. Ini menandakan kamu ngga percaya diri

Tantang dirimu

Waktu kita khawatir sama kegagalan atau kritik, kita cenderung cari pengalaman yang kita tahu bisa dikendalikan. Tapi bermain aman artinya kamu ngga akan pernah merasakan serunya mengatasi suatu rintangan dan menunjukkan pada diri sendiri (dan orang lain) kalau kamu cukup berani buat mencoba. Dorong dirimu ke luar zona aman. Contohnya nih: Ambil bagian di kelas yang ngga seorang pun kira bakal kamu ambil. Atau ambil risiko kecil, seperti berkenalan sama orang baru.

Jangan gengsi minta bantuan

Orang yang sukses ngga bekerja sendirian lho. Tapi, mereka punya role model: orang-orang berpengalaman dan lebih bijak yang tahu banyak hal dan akan membantu mereka. Jangan takut buat meminta guru, pelatih, atau orang dewasa lain yang kamu kagumi buat berdiskusi sama kamu. Tanyakan ke mereka tentang tentang semangat masa muda mereka. Siapa tahu, suatu hari nanti mereka bahkan bisa bantu buat impian kamu jadi kenyataan!

Jangan mengorbankan dirimu terus

Waktu satu anggota kerja kelompok ngga berkontribusi dengan baik (atau ngga sama sekali), mudah saja buatmu untuk ngerjain sendiri tetap diam tentang hal itu. Mengambil alih bisa beri kendali untuk kali itu aja, tapi juga bisa buat kamu capek, membawa beban kerja lebih banyak, dan ngga mendapatkan pengakuan. Atasi masalah secara langsung dengan tanyakan temanmu tersebut kapan dia bisa selesaikan tugasnya. Kalau kamu ngga terima tanggapan yang jelas, langsung aja beri tau apa yang kamu perlukan atau minta bantuan ke guru.

Berani bersuara

Kita mungkin pernah bergosip, tapi kalau kamu selalu ngegosip soal hal-hal ngga penting, kamu kehilangan kesempatan buat bicara ke orang-orang yang penting. Dan kamu perlu hindari pakai sms atau media sosial buat ceritakan unek-unek kamu. . Bicara langsung itu menakutkan, tapi lakukan dengan hati-hati dan kamu bakal mendapatkan hormat dan kepercayaan dari orang-orang di sekelilingmu!

Percaya nalurimu

Kita semua punya suara di dalam kepala kita. Suara itu mungkin bilang hal kecil seperti "Duh, pengen cepet pulang" atau hal besar seperti "Plis dong berhenti nyontek PRku!" Suara itu adalah nalurimu. Dia yang bilang sama kamu apa yang sebenarnya kamu pikirkan, perlukan, dan inginkan. Itu adalah kompas hatimu. Kalo kamu ngga bisa bebas bicara, mulai deh tulis jurnal dan pelan-pelan ungkapin perasaan jujurmu.

Ubah duniamu

Ngga perlu kuasai dunia buat mengubah dunia. Tanyakan ini ke dirimu: Apa yang buataku bahagia? Apa yang mau aku ubah? Gabung ke klub sekolah atau organisasi masyarakat. Bahkan mungkin kamu nyalonin diri jadi ketua kelas. Ini bakal bikin kamu latihan untuk jadi pemimpin. Apapun yang kamu tentukan, ingatlah: kamu ngga sama dengan yang lain. Mulailah beranikan dirimu!

Ngungkapin pendapat itu memang ngga gampang, tapi harus.

Kamu tumbuh di dunia yang masih ngga nyadar pengaruh gadis remaja itu luas banget. Anak perempuan seharusnya percaya diri, ambisius, tapi ngga mementingkan diri sendiri, sukses, tapi ngga sombong. Kadang sih emang bisa bikin bingung – ngga setiap orang bakal merasa suka waktu kamu ungkapkan pendapat kamu. Nyatanya, seberapa baik pun kamu bicara tentang sesuatu, tetep ada orang yang pikir kamu ngga baik. Percaya sama nalurimu bahkan waktu dunia ngga percaya!

Latihan, latihan dan latihan!

Kamu tumbuh dengan berlatih, kayak ngerjain tugas sekolah, olah raga, dan musik. Tetapi ngga seorang pun yang minta kamu berlatih mengungkapkan pendapat, mengambil risiko, atau mengatakan apa yang kamu perlukan. Ada apa dengan ini? Di dunia ini, ngga ada yang instan. Semua perlu latihan, begitu pula dengan mengungkapkan pendapatmu dengan berani. Mungkin awalnya menakutkan, tapi bakal mudah kok :)

Bagikan tanggapanmu

Masuk untuk meninggalkan komentar

Tanggapan kamu

irana

Aku pernah pengalaman jadi ketua kelas dan ketua regu pramuka. Disutu aku merasa dipercaya, dan aku...

Baca selengkapnya 10 bulan, 2 minggu yang lalu

Balasan Terbaru

Kak Sekar - Admin

Hei, Irana! Wah, kamu keren bangeeet! Memang gak mudah, tapi bukan berarti kita gak bisa, ya kan?...

10 bulan, 2 minggu yang lalu
ClarineKookie

InsyaAllah bakal coba..

1 tahun, 4 bulan yang lalu
Tampilkan komentar