Lihat Aku Tanpa Lukaku

Aku lebih daripada yang kamu lihat

Tanggapan kamu (1) Lihat Aku Tanpa Lukaku

Orang-orang selalu melihatku - tapi, dengan luka yang ada di mukaku.

Ketika aku kelas 3 SD, aku jatuh cukup parah ketika aku belajar mengendarai sepeda. Kejadian itu meninggalkan luka cukup besar dari bawah telinga kiri sampai ke pipiku. Yah, memang sakit ketika aku jatuh, tapi lebih menyakitkan saat hal itu meninggalkan luka.

Apakah hal ini memengaruhiku dan orang-orang di sekitarku? Tentu. Aku selalu dipanggil dengan nama yang terdengar buruk, kayak Si Codet atau Jelek - dan itu menyakitkan :(

Tapi, perlahan aku belajar untuk menanggapi komentar-komentar butuk itu - aku akan melawan mereka. Aku akan berbagi tips cara mengubah komen jahat menjadi sesuatu yang bisa dipelajari! Supaya kita sama-sama merasa cukup dengan diri sendiri!

Jangan biarkan mereka mendefinisikan kita

Tampangku bukan satu-satunya aset yang aku miliki! Aku punya mimpi dan talenta dan aku jago nari juga! Ini caraku mendefinisikan diriku: BERTALENTA!

“Aku melaluinya!”

Menakutkan sekali waktu aku jatuh dari sepedaku. Orangtuaku harus melarikan aku ke rumah sakit - beberapa orang mungkin nggak bisa melalui apa yang aku lalui. Aku senang aku dapat melaluinya, dan hidup sampai hari ini.

Diobrolkan aja

Aku menjalin hubungan baik dengan beberapa teman dan berani terbuka kepada mereka. Aku jujur dengan apa yang sudah aku lalui - dan ini bantu mereka mengerti tentang aku.

Setelah aku melakukan semuanya, orang-orang mulai melihatku yang sebenarnya - soalnya sekarang aku lebih percaya diri! Tips tadi berguna banget bikin aku pede!

Apa kamu punya cerita yang mirip denganku? Yuk, sama-sama lawan dan sukai diri sendiri! Ceritain pengalamanmu kepadaku! Aku ingin dengar gimana caramu mengatasinya :)

Bagikan tanggapanmu

Masuk untuk meninggalkan komentar
Sodet_Loe

Asik baca Nya

1 bulan, 2 minggu yang lalu