Yang Aku Pelajari dari Ibu Martha Tilaar

Ketekunan pasti akan berbuah manis

Yang Aku Pelajari dari Ibu Martha Tilaar

Siapa disini gak tau Sariayu? Itu loh produk kecantikan dalam negeri yang udah ada sejak tahun 70an. Kalian tau siapa penemunya? Ia adalah perempuan yang berani mendobrak tradisi pada zamannya, ia bernama Ibu Martha Tilaar.

Saat Bu Martha kecil, ia suka banget main di luar rumah dan berolahraga tapi seiring bertambahnya usia, ia tertarik dengan yang namanya kecantikan tradisional ia pun pergi ke Yogyakarta untuk belajar dari seorang ahli di sana.

Lama-lama ia menemukan minatnya di bidang kecantikan alami dan pemberdayaan perempuan. Ia mendukung gadis-gadis muda untuk mengejar impian mereka, sebesar apapun itu! Tahun 1970, ia membuka usaha di garasi ayahnya, bermodalkan uang 1 juta rupiah hasil bekerja dan sumbangan dari keluarga. Salon kecil itu bernama Martha’s Salon.

Tentu awalnya gak mudah, Bu Martha harus berjuang keras untuk memasarkan produknya. Bank menolak, “Tidak, (bisnis) ini bukan untuk perempuan. Perempuan harus tinggal di rumah, merawat suami dan anak.” Tapi Ibu Martha gak patah semangat, ia terus mengembangkan usahanya dan memperkenalkan perawatan tradisional kepada publik.

Penolakan lain datang dari pihak mal yang menilai Sariayu tidak cocok dijual di mal, kurang bergengsi katanya. Rata-rata produk mal adalah produk luar negeri. Mendengar semua ini, Ibu Martha bukannya sedih, malah ia mendobrak dan mengingatkan kembali ke mereka untuk bangga memakai produk lokal.

“Ini Indonesia, kita ingin menjadi nyonya dan tuan rumah di negeri kita sendiri!” ujar Bu Martha.

Sekarang, ia berumur 80 tahun, memimpin 11 anak perusahaan yang mempekerjakan 5000 karyawan, 70% diantaranya adalah perempuan. Gak sedikit lho, perempuan yang didukung Ibu Martha dalam mendapatkan kesempatan belajar dan mengembangkan diri di sekolah secara gratis. Aku belajar banyak banget dari kisah hidup Ibu Martha. Ia mengingatkanku untuk pantang menyerah dan berani ambil risiko. Ketika orang lain berkata tidak mungkin, kita harus termotivasi untuk maju dan mencoba. Setelah membaca ini, kalian gak akan nyerah untuk terus mengejar impianmu kan?