Part 2: Teman dari sebuah Keberanian

Oleh @novivitatalia

Tanggapan kamu (13) Part 2: Teman dari sebuah Keberanian

Beberapa menit kemudian, akhirnya kelas sudah bersih dan rapi dibereskan oleh semua murid di kelas itu. Setelah semuanya selesai dibersihkan dari mulai jendela, papan tulis, kursi, dan lantai yang sudah dipel, semua murid di kelas itu berada di depan kelas untuk menunggu lantainya kering karena lantainya basah.

Kami saling bercanda tertawa, dan berbagi cerita di luar kelas, sehingga kami tidak menyadari bahwa lantainya sudah kering dan wali kelas kami datang.

"Eh lagi apa di luar kelas?" tanya wali kelasku.

"Ini Pak, kami sedang berbagi pengalaman, sambil menunggu lantai kelas kering," jawab Irfan.

"Kalian sudah beres membersihkan kelasnya?" tanya wali kelasku.

"Sudah Pak," jawab semua murid.

"Mana coba, bapak akan melihatnya. Ayo semuanya masuk ke dalam kelas," kata wali kelasku sambil berjalan menuju ruangan kelas.

Ketika kami masuk ke dalam kelas, kami dikejutkan dengan lantai yang tadinya bersih malah jadi kotor dan papan tulis yang tadinya sudah bersih juga jadi kotor karena habis pemakaian spidol.

"Lho, katanya kalian itu sudah membersihkan semuanya tapi kenapa lantainya masih kotor?" tanya wali kelasku.

"Iya Pak, tadi sebelumnya memang benar-benar bersih kok pak," jawab semuanya.

"Lalu kenapa ini menjadi kotor lagi? " tanya wali kelasku

"Ini semua karena Rena tuh, Pak," kata Mira.

"Lho kok jadi aku sih Mir?" kata Rena.

"Iya kan tadi kamu masuk ke dalam kelas" kata Mira.

"Iya bener aku masuk ke dalam kelas, tapi…."

"Tuh kan Pak, dia ngaku sendiri" kata Mira menyela Rena.

"Iya Mir, aku memang masuk kedalam kelas tapi aku…."

"Alah, jangan banyak alasan deh kamu Rena," kata Mira.

"Rena, sebagai hukuman kamu bapak suruh untuk membersihkan kembali seisi ruangan ini" kata wali kelasku.

"Tapi Pak..." kata Rena.

"Tunggu dulu Pak, jangan memutuskan secara sepihak," ujarku.

"Alah, jangan ikut campur kamu Nov," kata Mira.

"Aku tidak ikut campur kok, tapi aku ingin tahu kebenaran yang terjadi Mir. Ayo ren, tadi kamu mau bilang apa alasannya kamu masuk kelas? Ayo bicara Ren, tenang aja ada aku kok yang siap disamping kamu jika kamu berkata benar," ujarku.

"Kan Bapak juga udah bilang Rena itu bersalah, kenapa sih kamu Nov, masih aja membela yang salah," kata Mira.

"Aku tidak membela yang salah, tapi aku ingin mengetahui kebenarannya. Pak, sebaiknya bapak berikan kesempatan pada Rena untuk mengatakan alasannya. Jika Rena, salah Bapak boleh menghukum Rena. Tetapi jika Rena berkata benar, Bapak harus menarik lagi hukuman Bapak kepada Rena dan memberikannya kepada yang bersalah. Nanti gimana kalau bapak menghukum Rena padahal Rena itu tidak bersalah?" ujarku.

"Baiklah, Rena silahkan kamu menjelaskan apa yang terjadi," kata wali kelasku.

"Tunggu dulu deh pak, ini hanya akan membuang-buang waktu bapak aja," kata Mira

"Mira sebaiknya kamu diam dan dengarkan penjelasan dari Rena," kata Irfan.

….berlanjut ke artikel selanjutnya, baca terus cerita lengkapnya!

Bagikan tanggapanmu

Masuk untuk meninggalkan komentar

Tanggapan kamu

Aubertha Queenby Achilles

Pengen liat lanjutannya ,,,

1 tahun, 5 bulan yang lalu

Balasan Terbaru

Kak Sekar - Admin

Hai, artikel lanjutan cerita ini sudah kami upload kok! Part 3: Teman dari Sebuah Keberanian

1 tahun, 5 bulan yang lalu
novivitatalia27

Hai kak @aubertha queenby achilles terima kasih sudah membaca cerbung saya:):) ngomong-ngomong...

Baca selengkapnya 1 tahun, 5 bulan yang lalu
Louisa

Degdegan lihat cerita selanjutnya

1 tahun, 5 bulan yang lalu

Balasan Terbaru

Kak Sekar - Admin

Pantengin terus ya, akan kami upload sore ini!

1 tahun, 5 bulan yang lalu
novivitatalia27

Hai kak @louisa terimakasih telah membaca cerita dari saya.. Semoga kakak puasnya dengan akhir...

1 tahun, 5 bulan yang lalu
Tampilkan komentar