Meracik Teknologi, Sains & Kepedulian: Reblood

Yuk kenalan dengan penemu aplikasi donor darah satu ini!

Tanggapan kamu (13) Meracik Teknologi, Sains & Kepedulian: Reblood

Leonika Sari Njoto Boedioetomo yang baru berumur 22 tahun berhasil mengubah dunia, setidaknya mengubah dunia menjadi lebih sehat.

Penasaran dengan apa yang telah dia buat?

Awalnya, Leonika yang saat itu masih kuliah, gelisah ketika melihat banyaknya kasus kekurangan stok darah. Padahal banyak anak muda yang ingin mendonorkan darah, tapi kok kayaknya susah banget ya untuk menyalurkan niat ini? Ia lalu bergabung dengan Bloobis, sebuah proyek yang diperjuangkan oleh senior-senior Leonika di kampusnya. Aplikasi ini menghubungkan Palang Merah Indonesia dengan rumah sakit. Cuma akhirnya distribusi aplikasi ini terhambat oleh kesibukan masing-masing personel tim Bloobis. Nah, dari sini Leonika memutuskan untuk terus maju dan mengembangkan ide yang sudah ada ini dan lahirlah Reblood.

Redblood adalah aplikasi yang menghubungkan calon pendonor dengan berbagai kegiatan donor darah. Gak cuma ini, Reblood juga bisa ngingetin para calon pendonor untuk bersiap sebelum mendonor melalui notifikasi. Pendonor gak boleh kurang tidur, gak sarapan atau baru mengkonsumsi obat. Karena sayang kan kalo kalian sudah mendonor darah tapi gak bisa dipakai?

Uji coba pertama Reblood dimulai di kampus Leonika sendiri. Pada September 2015, peserta donor darah melimpah berkat aplikasi Reblood! Sampai-sampai banyak yang batal donor karena tidak ada kantong! PMI akhirnya berhasil membawa 100 kantong darah pulang.

Sejak itu Reblood semakin banyak dikenal masyarakat. Dan Leonika semakin bersemangat mengembangkan aplikasi ini. Leonika mengaku awalnya justru ia ingin menjadi dokter tapi kedua orangtuanya menyarankan yang lain, yaitu teknologi informasi.

Tapi lama kelamaan, Leonika justru makin tertarik mendalami coding dan dunia teknologi. Melalui Reblood, Leonika berhasil menggabungkan keahliannya di bidang teknologi dan passion yang lama terpendam, yaitu dunia kedokteran.

Terbukti kan kalo dunia teknologi gak dihuni para lelaki doang? Dan bukan dunia yang membosankan? Lahan ini terbuka lebar bagi kalian yang kreatif, berani ambil resiko dan tertarik dengan luasnya teknologi. Yuk beranikan diri untuk mencoba yang kalian gak ketahui!

Bagikan tanggapanmu

Masuk untuk meninggalkan komentar

Tanggapan kamu

Ririn

Golongan darah saya A itu kegunaan nya apa ya kk?

6 bulan, 2 minggu yang lalu

Balasan Terbaru

Kak Sekar - Admin

Hai hai! Mengetahui golongan darah kita itu sangat berguna jika nanti sewaktu-waktu kita berada...

Baca selengkapnya 6 bulan, 2 minggu yang lalu
Anonim

Golongan darah saya O,Kalau ada yg kekurangan darah yg sm,saya ikhlas kalau darah saya di...

7 bulan, 1 minggu yang lalu
Tampilkan komentar