Kampanye "Anti Bolos"

Ditulis oleh @sakura

Tanggapan kamu (1) Kampanye "Anti Bolos"

Di sekolah, beberapa temanku ada yang sering absen. Terutama anak cowok. Biasanya mereka tidak hadir di kelas waktu beberapa jam terakhir. Ketika ditanya, mereka tidak pernah menjawab dengan benar. Bahkan, lama-kelamaan mereka juga mengajak adik kelas. Para guru tentu saja pusing dengan ini. Mereka sudah diberi surat peringatan, tapi yang jera hanya beberapa saja.

Suatu hari, aku dan temanku diminta membelikan beberapa alat kebersihan yang kurang di kelas. Di perjalanan, kami melihat beberapa anak yang memakai seragam SD yang sama dengan kami, ternyata sedang main game online di warnet.

Kami pun langsung mengadukannya kepada guru. Dan tentu saja mereka dihukum. Tapi mereka sama sekali tidak terlihat jera.

Akhirnya, aku sebagai ketua kelas pun menyusun rencana bersama teman-temanku. Beberapa dari kami pergi ke warnet terdekat dan meminta kepada pemilik warnet melarang anak-anak yang memakai seragam untuk bermain di warnet pada jam-jam sekolah.

Aku juga mengusulkan kepada ibuku yang juga guru, untuk mengadakan beberapa kegiatan ekskul supaya para siswa tidak bosan di sekolah, dan punya kesibukan. Juga menyelenggarakan lomba poster dan karya tulis tentang akibat dari "Kenakalan Siswa" dalam rangka HUT RI ke 71. Kami juga membuat mading dekoratif yang bertemakan "Anti Bolos"

Ternyata, aksi kami disambut dengan antusias oleh para guru. Dan kelas kami mendapatkan piala bergilir sebagai kelas teladan tahunan.

Bagikan tanggapanmu

Masuk untuk meninggalkan komentar
Clarissa

Good idea

1 tahun, 6 bulan yang lalu