Aku Dulu Gadis Remaja Populer

Tapi bukan gadis remaja yang baik

Tanggapan kamu (19) Aku Dulu Gadis Remaja Populer

Teman benar-benar penting. Merekalah orang-orang yang akan mendengarkan dan menjaga rahasia kamu. Tapi tahu caranya untuk jadi teman yang baik itu ngga selalu gampang. Inilah cerita seorang gadis remaja.

Namaku Lina. Aku 15 tahun dan tinggal di Afrika Selatan. Aku selalu punya banyak teman, tapi waktu aku ingat lagi, ngga semuanya baik buat aku. Kebanyakan masa-masa aku di sekolah, aku termasuk dalam satu lingkaran besar gadis remaja. Kita itu gadis-gadis remaja ‘keren’ di sekolah - selalu yang paling populer. Mereka ngga pernah peduli sama orang lain. Mereka cuma peduli sama diri mereka sendiri. Mereka ngga menjaga aku dan mereka juga dorong aku buat lakukan hal-hal yang buruk. Mereka tertawa kalau aku kasar sama orang tua aku. Mereka anggap itu keren.

Karena aku ngga mau kehilangan mereka sebagai teman, aku ikutan pura-pura anggap itu juga keren.

Kami akan dapatkan nilai bagus dan lalu tertawai gadis-gadis remaja yang memang punya kesulitan belajar di kelas. Kami bakal meledek mereka dan bilang mereka bodoh.

Lalu suatu hari orang tua aku bilang kalau kami bakal pindah. Aku sedih banget. Aku kangen sama teman-teman aku, bahkan sebelum aku tinggalkan mereka. Aku ngga tahu apa yang bisa aku lakukan tanpa geng aku.

Aku masuk ke sekolah yang baru. Penuh sama muka yang aku ngga kenal. Sekarang aku bukan anak keren lagi. Aku si anak baru. Akulah yang sendirian. Di hari pertama sekolah itu juga, aku nangis. Aku nangis lama banget di sekolah.

Tapi lalu aku bertemu Marvi. Dia kuat. Dia tahu bedanya antara salah dan benar dan dia akan bela yang benar. Dia langsung ajak aku berteman dan buat aku merasa diterima. Kami jadi sahabat sejak hari pertama itu juga aku bertemu dia. Aku sudah banyak belajar tentang sahabat sejati dengan jadi sahabatnya Marvi.

Dia sudah ajari aku kalau persahabatan itu tentang berbagi pikiran dan perasaan. Persahabatan juga tentang berbagi perjalanan kamu melalui petualangan hidup, baik senang ataupun susah.

Dia juga tunjukkan aku kalau persahabatan adalah tentang jadi orang yang baik dan ngga menyakiti orang-orang di sekeliling kamu atau bersikap buruk. Sekarang aku sadar kalau sebelumnya aku bukan seorang teman yang baik. Aku sudah belajar banyak caranya jadi seorang teman. Aku ngga lagi meledek gadis remaja lain atau buat komentar jahat. Aku ngga bergosip. Aku baik sama mereka, dan mereka mendukung aku.

Seorang teman yang baik itu adalah saudara perempuan sejati dan anugerah dalam hidup kamu.

Bagikan tanggapanmu

Masuk untuk meninggalkan komentar

Tanggapan kamu

Anonim

dulu aku juga iya tapi cuman bentar aku sekarang lebih ngehindar dari mereka terus aku jadi pendiem,...

Baca selengkapnya 4 bulan yang lalu

Balasan Terbaru

Kak Sekar - Admin

Halo, Anonim! Berpisah dengan teman itu hal yang biasa, karena nantinya kamu akan bertemu dengan...

Baca selengkapnya 4 bulan yang lalu
Ranga

Mantap

8 bulan yang lalu
Tampilkan komentar