Belajar Mencintai Warna Kulit Alamimu: Kita Semua Terlahir Cantik

Khoudia Diop berhasil melakukannya!

Belajar Mencintai Warna Kulit Alamimu: Kita Semua Terlahir Cantik

Kita tidak bisa memilih ingin jadi seperti apa kita dilahirkan. Maka dari itu kita harus belajar untuk mencintai keadaan kita, apapun itu.

Begitu juga yang dilakukan oleh Khoudia Diop, seorang perempuan berkebangsaan Senegal kelahiran 31 Desember 1996 yang kini menjadi model.

Sejak kecil, Khoudia sering diejek karena warna kulitnya. Meski warna kulit gelapnya itu umum dimiliki oleh orang Senegal, tapi kulit Khoudia berbeda. Kulitnya sangat gelap hingga orang-orang menjulukinya “Putri kegelapan.”

Khoudia sebel sama semua orang karena banyak yang ngeliat dia berbeda, dia sempat sedih sampe gak mau keluar rumah dan bahkan bolos sekolah!

Makanya dia menceritakan semuanya ke kakak perempuannya. Dan kakaknya bilang, Khoudia harus percaya diri dengan apa yang ia punya; warna kulitnya itu unik dan sangatlah cantik. Kakaknya juga membantu membangun kepercayaan diri Khoudia, ia ngasih liat foto Alek Wek model asal Sudan-Inggris, yang juga punya kemiripan warna kulit dengan Khoudia, dan bilang; “Nih liat, kamu juga bisa jadi model kalo kamu mau.”

Maka Khoudia belajar untuk mencintai dirinya sendiri. Ia mulai sadar kalo dia itu unik dan dia cantik karena dia berbeda.

Saat ia berusia 15 tahun, sebelum ia ke Paris untuk bersekolah di sana sembari menemani tantenya, kakaknya mengajak ia liburan ke Milan. Saat mereka lagi berjalan-jalan, Khoudia melihat cermin yang besar sekali. Dia melihat dirinya dikelilingi oleh orang-orang berkulit terang dan betapa dirinya menonjol di antara yang lain, dan kemudian sadar, kalo itu lah justru yang membuat dia unik dan diperhatikan orang lain. Khoudia berkata dalam hati: “Lihat kulitmu, Khoudia. Lihat gigimu dan juga senyummu. Kamu itu cantik!”

Dan itulah titik balik dalam hidupnya.

Sekarang ia tinggal di New York dan memluai karir modellingnya. Baru-baru ini juga ia menjalani “The Colored Girl Project”, sebuah gerakan yang menjunjung tinggi perbedaan dan itu viral banget! Dia juga sekarang viral banget di Instagram, liat aja deh sendiri: @melaniin.goddess.

DIa ingin menginspirasi gadis-gadis lain bahwa warna kulit itu gak boleh jadi alasan untuk rendah diri.

Khoudia yang menjuluki dirinya dewi melani ini selalu mengingat perkataan kakaknya: “Penampilan itu bukan segalanya, selama kamu merasa cantik di dalam.”

Dan kamu pun harus juga seperti itu ya! Saat kamu merasa tidak percaya diri, tatap cermin dan bilang pada dirimu sendiri dengan lantang, kalo kamu itu cantik. Tulis semua kelebihanmu dan banggalah akan semua hal itu! Jangan lupa juga untuk selalu melihat kebaikan dari orang lain jadi hati kamu juga gak penuh dengan kebencian melulu. Berbaik-baik pada diri sendiri itu penting!

Kamu pernah mengalami kejadian yang sama seperti Khoudia? Ceritakan kisahmu di kolom komentar ya!