Air Bersih untuk Hidup yang Lebih Baik

Bikin filter air itu mudah banget!

Air Bersih untuk Hidup yang Lebih Baik

Air sumur di samping rumahku memang gak jernih, tapi kami gak punya pilihan karena sumur itu satu-satunya sumber air yang kami punya.

Akhir-akhir ini air di sumur jadi lebih keruh. Awalnya kami biarkan, tapi lama-lama, airnya mulai beraroma gak sedap.

Aku jijik kalo aku mandi, keramas, dan sikat gigi pake air itu. Belum lagi, dipake ibuku masak dan mencuci pakaian juga.

Aku gak mau aku dan keluargaku pake air itu untuk keperluan apapun, karena kan gak baik untuk kesehatan. Aku merasa aku harus ngelakuin sesuatu. Aku tau kalo aku mau, aku bisa mengubah keadaan apapun menjadi lebih baik, dan lagipula, berbuat baik itu tuh menyenangkan.

Awalnya, aku bicara dulu sama bapakku. Aku ajak ke sumur terus aku kasih liat betapa keruh airnya jika dibandingkan dengan air di sekolah, yang aku bawa di dalam botol. Lalu aku bilang, “Kita bisa Pak, bikin air sumur jadi sebersih ini.”

Bapakku keliatan bingung. Aku langsung ngambil buku dari tas dan kutunjukkan gambar susunan penyaring air kepada bapak.

Air Bersih untuk Hidup yang Lebih Baik

Bapak sempat ragu apakah ini akan berhasil. Tapi aku bilang, kita harus coba kalo memang mau tau.

Bapak setuju. Lalu kami ngumpulin alat dan bahannya. Kebetulan kami punya ember dan galon kecil yang kosong. Kami memungut batu kali, kerikil, dan pasir halus. Ijuk dan arang batok kelapa, kami gak punya, jadi kami ke pasar untuk membeli sedikit.

Setelah semua lengkap dan dibersihkan, bapak melubangi ember juga galon, sekitar 5 cm dari bawah, lalu dijejalkan selang yang dipotong pendek.

Untuk pengendap, ember diisi dengan batu kali dan ditaruh di tempat yang lebih tinggi.

Untuk penyaring, galon diisi dengan batu kali, kerikil, terus arang batok kelapa, pasir halus, ijuk, pasir halus lagi, ijuk lagi, dan ditaruh di bawah mengalirnya air dari pengendap.

Kami mencoba mengalirkan air di pengendap. Air turun ke penyaring, dan air yang keluar dari penyaring benar-benar menakjubkan! Bersih!

Bapak senang sekali. Ibu juga senang melihat kami jadi punya air bersih.

Bapak dan Ibu juga bilang kalo mereka bangga padaku karena aku berinisiatif, dan mau mencari solusi.